Tentu saja karena sebuah mimpi yang
besar. Mimpi untuk mewujudkan KESEHATAN MANDIRI di Indonesia. Di tengah
derasnya arus globalisasi, bangsa Indonesia harus tetap eksis mempertahankan
identitas dan jati dirinya. Semakin menjamurnya praktik penjajahan tidak kasatmata, kita harus semakin
gempar menaburkan benih nasionalisme.
Awalnya pengen masuk Fakultas
Kedokteran, namun ada banyak hal yang tidak memungkinkan. Kemudian muncul
pilihan lanjutan mulai dari Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan,
Tafsir Qur’an, Film atau Sastra? Lambat laun saya mengerti, bahwa yang paling
mahal dari dunia seni hanyalah “ide”. Jadi tanpa harus menjelajah di fakultas
seni saya tetap bisa menuangkan ide dalam skenario film, cerpen ataupun novel
karena yang dibutuhkan hanyalah pengalaman dan kesunyian dimanapun. Oke deh,
saya kembali lagi ke dunia kesehatan. Ternyata kebidanan menjadi pilihan yang
paling tepat terkait dengan mimpi yang saya pegang. Ketika dokter terkesan
hanya fokus sebagai ‘penyembuh penyakit’ saya rasa bidan jauh lebih luas dari
itu. Cocok dengan pemikiran yang saya miliki, bahwa berbicara kesehatan mandiri
tidak bisa hanya berhenti pada tema pengobatan atau penyembuhan penyakit saja.
Namun segala elemen kehidupan benar-benar masuk pada dunia ini. Saya sendiri
tidak mampu lagi memisahkan keterkaitan ribuan jenis ilmu demi mewujudkan
kesejahteraan dan keadilan sosial untuk semua.
Berbicara tentang mimpi nggak bakal
ada habisnya… Hihihihi ^^ jadi, curhatan kenapa saya memilih akdemi kebidanan
sudah cukup sampai disini saja.
Selanjutnya, kenapa memilih Akbid Ar-Rum? Maybe……. KEBETULAN. Karena sudah
yakin banget masuk akademi kebidanan, so akbid manapun tak masalah asal
terjangkau dan dekat rumah. Pesan bapak
saya, “entah sekolah, tidak sekolah, masuk pesantren ataupun kuliah satu yang
perlu diingat yaitu BELAJAR”. Yap bagaimanapun dan dimanapun harus tetap
belajar. Tidak menutup kemungkinan orang-orang di balik gedung pendidikan namun
tak pernah belajar. Kita dapat belajar dari kehidupan, dari berbagai masalah
kita sendiri, karena SEMUA ORANG ITU GURU DAN ALAM RAYA SEKOLAHKU.
Sekian bisik-bisik kecil di atas.
Semoga bermanfaat bagi siapapun yang membacanya. Jangan lupa untuk selalu
memperjuangkan mimpi luhur kalian semuaaaaa!! Sampai terwujud yaaa..!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar